Kasus Pengaturan Skor, Plt Ketum PSSI Resmi Jadi Tersangka

  • Bagikan
Petugas dari Polda Metro Jaya saat melakukan penggeledahan Apartemen milik Joko Driyono di Taman Rasuna, Tower 9, Unit 18C

1Minutesnews.com, Jakarta | Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pengaturan skor.

Hal ini dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, bahwa Jokdri (Panggilan Joko Driyono) ditetapkan sebagai tersangka, Jumat (15/2/2019) malam.

“Kamis kemarin penetapan tersangka Pak Joko Driyono, setelah dilakukan mekanisme penetapan tersangka dengan gelar perkara,” ujar Argo yang juga Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Kabid Humas mengatakan, penetapan status tersangka tersebut menyusul tim gabungan dari Satgas Antimafia Bola Polri, penyidik Polda Metro Jaya, dan Inafis Polda Metro Jaya menggeledah apartemen milik Joko Driyono di Taman Rasuna, Tower 9, Unit 18C dan gelar perkara kemarin (14/2).

Dalam penggeledahan tersebut, tim gabungan menyita sejumlah barang dan dokumen berupa sebuah laptop merek Apple warna silver beserta charger; sebuah iPad merek Apple warna silver beserta charger, dan dokumen-dokumen terkait pertandingan.

Kemudian, ada juga buku tabungan dan kartu kredit, uang tunai (tidak disebutkan nominalnya), empat buah bukti transfer (struk), tiga buah handphone warna hitam, enam buah handphone, satu bandel dokumen PSSI, dan satu buku catatan warna hitam.

Sebelum penggeledahan ini, Joko Driyono pernah diperiksa di Polda Metro Jaya pada 24 Januari 2019.

Terkait hal ini, Ketua Komite Hukum PSSI, Gusti Randa membantah jika barang yang disita Satgas Anti Mafia Bola di dua tempat berbeda terkait pengaturan skor.

“Jadi bukan terkait pengaturan skor. Dugaan yang disangkakan yakni memasuki suatu tempat yang telah dipasang garis polisi (police line) oleh penguasaan umum di Rasuna Office Park, Kuningan, Jakarta, beberapa waktu lalu,” kata Gusti Randa dikutip dari sindonews.com, Sabtu (16/2/2019). (Rel. Div Humas Polri)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan