6 Bulan Terkubur di Septic Tank, Kasus Pembunuhan Purnawirawan TNI AL Terungkap, Ironisnya Otak Pelaku Pembunuhan Tewas Lakalantas

Polda Kepri dipimpin Kabid Humas Polda Kepri menggelar ekspose kasus pembunuhan dengan korban Arnold Tambunan

1Minutesnews.com, Riau | Polda Kepri menggelar kegiatan konferensi pers terkait ungkap kasus Tindak Pidana Pembunuhan terhadap Purnawirawan TNI AL Serma Arnold Tambunan, Selasa (19/2/2019).

Arnold Tambunan yang sebelumnya dikabarkan hilang akhirnya ditemukan sudah menjadi mayat di dalam septic tank rumah almarhum Rasyid di Jalan Menur, Tanjungpinang.

Dari hasil ekspose yang digelar Polda Kepri dipimpin Kabid Humas Polda Kepri, Arnold diketahui dibunuh saat akan menagih utang sebesar Rp 30 juta pada Rasyid yang diduga menjadi otak pembunuhan korban.

Konferensi pers dihadiri oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. S. Erlangga, dan Kabid Dokes Polda Kepri Kombes Pol. dr. Djarot Wibowo, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendrie Alie, para Awak Media serta tersangka berinisial AD (21).

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. S. Erlangga mengungkap, setelah penyidik beserta Sat Reskrim Polres Tanjungpinang melakukan pengembangan kasus tersebut, AD (21) mengakui telah turut serta melakukan pembunuhan terhadap korban bersama dengan Rasyid selaku majikan tersangka.

“Tersangka pertama bernama Rasyid ini punya utang sama korban. Saat ditagih tidak terima dan terjadi cekcok,” katanya yang turut dihadiri Kabid Dokes Polda Kepri, Kombes Pol Djarot Wibowo, dan juga Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Selasa (19/2/2019).

Saat ekspos, polisi hanya menghadirkan satu tersangka yakni AD. 

“Saudara Rasyid telah meninggal dunia pada hari Rabu tanggal 29 Agustus 2018 sekira pukul 05.20 wib di jalan Ahmad Yani batu 5 atas Tanjungpinang karena kecelakaan maut yaitu saudara Rasyid ditabrak Bus Nirwana yang sedang melintas dijalan Ahmad Yani tersebut,” jelas Kabid Humas Polda Kepri.

Klik halaman 2 untuk melanjutkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.