Dijerat Pasal Pencucian Uang, Bonaran Situmeang Terancam Hukuman 20 Tahun Denda Rp 5 Milyar

Mantan Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang
Mantan Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang saat dibawa ke Kejaksaan Negeri Sibolga dari Bandara FL. Tobing
banner 468x60

1Minutesnews.com, Sibolga | Mantan Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang (RBS) dijerat pasal berlapis. Selain pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dan pasal 378 KUHP tentang Penipuan, mantan pengacara ini juga dijerat dengan UU RI Nomor 8 /2010 pasal 4 tentang tindak pidana pencucian uang (money laundering) .

Hal ini ditegaskan Kepala Kejaksaan Negeri Sibolga, Timbul Pasaribu, SH saat konfrensi pers usai pemeriksaan dan pelimpahan kasus yang menjerat mantan Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang, SH,MH, hari Senin (11/2/2019) sekira pukul 16.30 WIB.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“ Kasus ini menyangkut Raja Bonaran Situmeang,SH,MH dan ini adalah tahap dua dalam perkara yang terjadi tahun 2014,” kata Timbul Pasaribu.

Timbul Pasaribu juga menjelasakan bahwa kasus ini sebelumnya telah dilakukan penyidikan di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan sudah dinyatakan P21 (Pemberitahuan bahwa Hasil Penyidikan sudah Lengkap, red).

Kepala Kejaksaan Negeri Sibolga, Timbul Pasaribu, SH

Sementara pasal yang di dakwakan kepada Bonaran Situmeang sesuai penjelasan dari Kajari Sibolga Timbul Pasaribu, SH berlapis dengan ancaman hukumannya diatas lima tahun.

“ Pasal yang dikenakan kepada tersangka sesuai berkas perkara yang kami terima adalah bersifat komulatif (beberapa perbuatan,red) yakni pasal 378, pasal 372 dan pasal 4 UU No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang atau money laundering,” ungkap Timbul Pasaribu.

[irp posts=”6352″ name=”Mantan Bupati Tapteng Dituntut 3 Tahun,Mengaku Kecewa Surat Laporan Keberatan Hilang”]

[irp posts=”4630″ name=”Prapid Di Tolak, Polda Sumut Lanjutkan Kasus Mantan Bupati Tapteng”]

Sebelumnya, awak media yang sejak kedatangan mantan Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang yang dikawal Petugas dari Kejaksaan Tinggi Sumut dan Pihak Kepolisian di Kantor Kejaksaan Negeri Sibolga sekitar pukul 15.10 WIB hingga usai diperiksa dan diserahterimakan kepada Kejaksaan Negeri Sibolga, tidak memberikan pernyataan terkait kasus yang membelitnya.

Klik  halaman 2 (dua) melanjutkan ….

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan