2 Warga Angin Nauli Sibolga “ Ngelem” , Ramadhan Masuk Rumah Sakit, RL Di Tangkap Polisi

RL Als SL usai ngelem menganiaya temannya
banner 468x60

1Minutesnews.com, Sibolga | Usai “ngelem”, Ramadhan Halawa (15) warga Jalan Kenanga Atas Kelurahan Angin Nauli Kec. Sibolga Utara Kota Sibolga dilarikan ke RSU Dr. FL. Tobing dalam keadaan pingsan dan berlumuran darah hari Kamis (14/2) lalu sekitar pukul 13.00 WIB.

Remaja ini pingsan dan berlumuran darah bukan diakibatkan mabuk “Lem”, tetapi dianiaya RL alias SL (17) warga Jalan Kenanga Atas No.123 Kelurahan Angin Nauli Sibolga.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Pasalnya, saat sama-sama “ngelem” Ramadhan melontarkan kalimat yang membuat RL emosi dan menganiaya korban.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin dalam rilis pressnya menjelaskan kejadian ini bermula saat ke duanya sama-sama “ ngelem” di atas bukit Jalan Kenanga Atas di sebuah bangunan bekas rumah ibadah.

“ Hari Kamis (14/2) pukul 13.00 WIB, tersangka (RL alias SL,red) dan teman-temannya ngelem di bukit Jalan Kenanga atas Sibolga tepatnya dekat bekas bangunan tempat ibadah. Saat itu korban mengatakan “Bollang (mata besar”) dan karena ucapan tersebut tersangka menendang kaki korban sebanyak 1 x dan kemudian korban membalas melempar tetapi tidak kena,” tulis Sormin dalam rilis pressnya hari Selasa (27/2/2019).

Masih kata Sormin “ tersangka memukul kepala korban sebanyak 2 x . Korban selanjutnya mendorong tersangka dan dibalas dengan dorongan juga hingga membuat korban terjatuh . Saat terjatuh korban, leher korban dipiting sambil membenturkan kepala korban ke dinding bangunan bekas rumah ibadah,” lanjutnya.

Akibatnya korban mengalami luka robek di bahagian kepala.

Ibu korban Adila Lase (46) mengetahui kejadian ini dari tetangganya dan langsung menghubungi suaminya, tak terima anaknya diperlakukan dianya selanjutnya membuat laporan ke Polres Sibolga.

Tersangka berhasil diamankan personil Polres Sibolga di hari yang sama sekitar pukul 21.10 WIB saat duduk di sebuah warung di Jalan Kenanga Atas Sibolga.

Saat ini, Tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga diduga telah melanggar pasal 76 C Jo pasal 80 ayat (1) Undang undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling lama 3,5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 72.0000.000. (Rel Humas Polres Sibolga/AP)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan