Parah, Oknum ASN Kemenag Lobar di OTT Terkait Fee 20 % Bantuan Rekontruksi Masjid

  • Whatsapp
Staf Kementerian Agama Lombok Barat LBR saat digiring ke Konfensi Pers

1MINUTESNEWS.COM,Jakarta | LBR, seorang staf Zawa Ibsos Kanwil Kementerian Agama Lombok Barat, dijerat dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Mataram, Selasa pagi (15/1/2019) sekitar pukul 09.00 Wita di kawasan Gunung Sari Lombok Barat.

Tim Polres Mataram yang terdiri dari enam orang tersebut berhasil menangkap pelaku berinisial LBR, seorang staf di Kemenag Lobar yang telah melakukan pungli dengan total Rp. 105.000.000 dari dana rekonstruksi masjid pascagempa Lombok beberapa waktu lalu.

Kapolres Mataram, AKBP Saiful Alam, menerangkan bahwa LBR menelepon satu per satu pengurus-pengurus masjid yang ada di Lobar dan meminta 20% dari dana rekonstruksi masjid. Untuk memuluskan aksinya, LBR memberikan ancaman kepada pengurus-pengurus masjid tersebut.

Konfrensi Pers terkait OTT Oknum Kemenag Lobar

“Pelaku ini meminta uang terhadap pengurus-pengurus masjid yang sudah diberikan dana oleh pemerintah. Pasca gempa di NTB ada 2026 ajuan perbaikan masjid baik ringan, sedang, dan berat,” ujarnya.

Dana itu berasal dari APBN Kemenag sebesar Rp6 miliar untuk tahap pertama. Baru 58 masjid yang akan dibantu. Dari Rp 6 miliar tersebut, ada yang dapat Rp 5 juta sampai Rp200 juta tergantung kerusakan.

Tim Polres Mataram melakukan penyelidikan setelah mendapat informasi dari masyarakat. LBR ditangkap ketika akan menerima uang dari pengurus Masjid Baitul-Rahman di Gunungsari. Masjid Baitul-Rahman sendiri menerima dana bantuan sejumlah Rp 50.000.000.

“Pelaku sempat akan kabur namun berhasil diamankan. Total yang sudah diterima pelaku adalah Rp.105.000.000 dari 16 Masjid yang ada di Lobar. Ini sudah dilakukan pelaku sejak bulan Desember tahun lalu,” ujar Saiful.

Klik halaman 2 (dua) untuk melanjutkan………

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *