Batal Nikah Usai Rengut Kehormatan ABG, Oknum Guru Honorer di Polisikan

  • Whatsapp
Keterangan : Oknum Guru pelaku cabul (Istimewa)

1MINUTESNEWS.COM-Sergai | RS yang berprofesi sebagai Oknum Guru Honorer warga Jalan Protokol Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai ditangkap polisi Senin (7/1/2019), sekira pukul 12.30 Wib.

Pasalnya Sang Oknum Guru ingkar janji menikahi gadis yang selama ini menjadi pacarnya yang masih Anak Baru Gede (ABG) sebut saja namanya Mawar (18) warga warga Komplek Perumahan PT Pamina, Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai.

Padahal Bunga sudah menyerahkan kehormatannya dan Sang Oknum Guru berjanji untuk menikahinya dihadapan keluarga Bunga.

Kasus asmara berujung hukum ini bermula bulan Maret 2015, RS kemudian mengajak kekasihnya itu berwisata ke Pantai Gudang Garam, Kecamatan Pantai Cermin, Serdang Bedagai.

Di sana, dengan segala bujuk rayu, pemuda itu akhirnya berhasil mereguk surga dunia bersama kekasihnya. Berhasil sekali, RSpun kemudian ketagihan.

Perbuatan terlarang itu berulangkali mereka lakukan atas dasar suka sama suka. Namun, setelah beberapa lama, RS mulai memperlihatkan gelagat tidak baik.

Perbuatan itu akhirnya diceritakan kepada salah seoerang keluarganya. Cerita itu kemudian disampaikan kepada ibu Bunga, SR (56).

Tak terima putrinya ternoda, sang ibu didampingi pihak keluarganya kemudian mendatangi kediaman RS untuk meminta pertanggungjawaban. Karena takut dipolisikan, saat itu RS pun berjanji akan menikahi Bunga.

Namun, setelah 6 bulan berlalu, tepatnya pada 18 Nopember 2018, keluarga RS mendatangi ibu Bunga dan membatalkan rencana pernikahan itu. Kesal dengan keputusan itu, sang ibu yang merasa putri dan keluarganya disepelekan, kemudian membuat pengaduan ke Mapolres Sergai, sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/302/XI/2018/SU/Res Sergai, pada tanggal 26 Nopember 2018.

“Pada hari Jum’at (18/5/2018) sekira pukul 15.00 Wib, pelapor diberitahu oleh keluarga, bahwa korban pernah melakukan hubungan suami isteri dengan pacarnya,” kata Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, melalui Kasubag Humas, AKP Nellyta Isma, dalam keterangannya, Selasa (8/1/2018)

Selanjutnya, setelah melakukan penyelidikan, polisi kemudian meringkus RS di Dusun Bakti, Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai, Senin (7/1/2019), sekira pukul 12.30 Wib.

“Setelah memeriksa saksi dan korban serta meminta keterangan visum, kita menerbitkan surat penangkapan nomor: Sp Kap/09/I/2019/Reskrim, tertanggal 7 Januari 2019 dan memboyong tersangka ke Unit PPA Polres Sergai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Nelly.

Akibat perbuatannya, pelaku  diduga melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 atau Pasal 82 UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. (Ferdy)

 

 

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan