Tiga Oknum Anggota DPRD Tersangka Dugaan Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas Sebut Adanya “Agen Bil” di DPRD Tapteng

  • Whatsapp
Keterangan : Ilustrasi Contoh Bil Hotel
Keterangan : Ilustrasi Contoh Bil Hotel

Sesuai keterangan ke tiga klien Saya dan sudah dituangkan dalam BAP , nama oknum anggota DPRD Tapteng yang kerap di sebut namanya sebagai Agen Bill Hotel adalah JT

Tapteng,1MinutesNews.com | Pasca ditahannya tiga oknum anggota DPRD  yakni JS,HN dan JN dalam kasus dugaan korupsi anggaran perjalanan dinas luar kota di DPRD Tapteng, mengungkapkap fakta baru, hari Rabu (4/12/2018). Dihadapan penyidik ke tiganya menyebutkan adanya “Agen Bil” di DPRD Tapteng.

Hal ini diungkapkan kuasa hukum ke tiga tersangka Joko P.Situmeang,SH,MH saat diminta tanggapannya terkait hasil penyidikan ke tiganya terkait adanya temuan bil (kwitansi pembayaran) hotel fiktif.

“Ketiganya di BAP pada hari Jumat tanggal 30 november 2018 mulaidari pukul 11.00 Wib s/d sekitar pukul 22.00 Wib, dalam pemeriksaan tersebut para tersangka mengungkapkan bagaimana cara mereka mendapatkan Bil hotel yang dipertanyakan oleh penyidik,” kata Joko, hari Rabu (5/12/2018).

Keterangan : Tim Penyidik Tipikor Polda Sumut geledah ruangan bendahara DPRD Tapteng

Masih kata Joko “Akhirnya para tersangka mengakui dan menyebutkan beberapa nama yang di ketahu i sebagai salah seorang oknum anggota DPRD Tapanuli Tengah dan sebagian Pegawai atau staf di kantor DPRD KabupatenTapanuli Tengah.  Kami menyebutnya sebagai“Agen Bil Hotel”, lanjut Joko.

Saat di desak siapa yang dimaksud oknum anggota DPRD Tapteng “Agen Bill Hotel “ tersebut, Joko tegas menjawab “ Sesuai keterangan ke tiga klien Saya dan sudah dituangkan dalam BAP , nama oknum anggota DPRD Tapteng yang kerap di sebut namanya sebagai Agen Bill Hotel adalah JT,” kata Joko.

Pengacara muda yang juga membela kasus mantan Bupati Tapteng Bonaran Situmeang dalam dugaan korupsi suap CPNS ini juga menjelaskan cara “bermain” bill hotel di DPRD Tapteng.

“ Misalnya mereka ada kunjungan ke suatu daerah. Anggaran sewa kamar Rp. 1,2 Juta, tetapi mereka menginap di Hotel dengan tarif kamar Rp. 300 ribu/malam. Nah, saat pulang dan mengklaim selisihnya mereka tidak perlu menyiapkan bill hotel, oknum ini dan oknum pegawai di Bendahara sudah mempersiapkan semuanya kwitansi dan bil hotel seharga Rp. 1,2 juta. Bagaimana caranya oknum tersebut mendapatkannya ? klien saya mengakui dihadapan penyidik tidak tahu, mereka hanya tinggal terima beres,” kata Joko.

Saat hal ini dikonfirmasi kepada Sekretaris DPRD Tapteng, Anton Sujarwo, S.SSTP.MM terkait tudingan keterlibatan oknum pegawai bendahara DPRD Tapteng melalui pesan whatshap hari Rabu pukul 09.37. tidak menjawab pertanyaan yang diajukan redaksi 1MinutesNews.com.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Hanura Antonius Hutabarat saat dikonfirmasi tudingan terkait inisial JT yang di duga merupakan anggota DPRD dari Partai Hanura sebagai oknum “Agen Bil” melalui pesan wahtshap dan sambungan telephone dari redaksi 1MinutesNews.com juga tidak menjawab dan membalas pesan dan telephone redaksi.

Sementara itu  Kasubdit Tipikor Polda Sumut AKBP Roman Smaradhana SIK saat dihubungi tidak membalas pesan whatshap dari redaksi 1MinutesNews.com

Seperti diberitakan sebelumnya, Penyidik Diskrimsus Polda Sumut, tiga dari lima oknum anggota DPRD Tapteng  periode 2015-2020 resmi ditahan Polda Sumut hari Jumat (30/11/2018) lalu  terkait dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan anggaran perjalanan dinas luar daerah anggota DPRD Kabupaten Tapteng TA. 2016 dan 2017.

Ketiga oknum  anggota DPRD Tapteng yang sebelumnya sudah ditetapkan menjadi tersangka tersebut berinisial JS, HN dan JN. (ast).

 

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan