Supir Jurusan Sibolga-Padangsidempuan di Tikam Penumpangnya, Pelaku Langsung Bunuh Diri

banner 468x60

Padangsidempuan,1MinutesNews.com | Supir L-300 trakyek Sibolga-Padangsidempuan, tanpa sebab sekarat ditikam penumpangnya hari Minggu (16/12/2018) lalu. Peristiwa ini terjadi saat mobil melaju menuju Kota Sibolga di daerah Kelurahan Sitinjak Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Sang Supir yang menjadi korban penikaman penumpangnya bernama Amiruddin Harahap (31).

Bacaan Lainnya
banner 300250

Ironisnya, di duga pelaku inisial OG (28) usai melakukan penikaman ditemukan tewas gantung diri dengan mempergunakan tali tak jauh dari lokasi penikaman.

“Benar. Jadi setelah menikam dia lari dan gantung diri,” ujar Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan AKP Ismawansa, Senin (17/12/2018).

Dugaan OG sebagai pelakunya sesuai dengan ciri-ciri yang disampaikan korban dan dua penumpang lainnya yang berada di dalam mobil korban. Arah larinya pelaku usai melakukan penikaman juga sama dengan saat ditemukan jasad OG.

Pelaku lari ke arah perkebunan salak milik warga di Lingkungan I Tano Ponggol, Kelurahan Sitinjak, Kecamatan Angkola Barat, Tapanuli Selatan.

“Sesuai dengan ciri-ciri yang disampaikan oleh sopir dan juga dua penumpang lainnya, bahwa pelaku penikaman tersebut memakai baju kuning kotak-kotak dan kepalanya botak. Positif, itulah tersangka penikaman sopir itu,” kata Kapolsek Batang Toru AKP Daulat M Zein Harahap.

Setelah ditemukan, jasad di duga pelaku penikaman langsung diboyong ke Puskesmas Sitinjak, Kecamatan Angkola Barat, Tapanuli Selatan.

Keterangan : Supir Trayek Sibolga-Padangsidempuan Aminuddin Harahap (33) korban penikaman penumpangnya (Foto Istimewa)

Informasi yang berhasil dihimpun awak media menyebutkan, kejadian ini bermula saat korban menaikkan pelaku yang memakai kemeja kuning naik ke angkutannya di daerah Batunadua, Tapanuli Selatan.

Pelaku sesuai penuturan korban hendak menju ke Batangtoru.

“Tida ada firasat buruk ketika dia naik,”kata Amiruddin, Senin (17/12/2018)

Diceritakannya, saat itu tiba-tiba dia merasa ada benda yang menikamnya dari arah belakang. Mengetahui  nyawanya terancam, korban tetap menjalankan mobil dan akhirnya pelaku kabur dari pintu penumpang.

“Saya berhentikan mobilnya dan minta tolong kepada warga yang ada di pinggir jalan,” lanjutnya.

Sementara itu, korban Amiruddin mengaku tidak mengenal pelaku yang nekat menikam tubuhnya dari arah belakang. Tak lama setelah ditikam, Amiruddin langsung dibawa ke RS TNI AD  Losung Batu, Kota Padangsidimpuan.

Amiruddin  terlihat dijaga istrinya Asli Tanjung (26) dan kerabat di RS TNI AD Padangsidimpuan. Kondisinya masih lemas, terlihat perban menempel di punggungnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengetahui motif penikaman yang terjadi. (ast)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan