LGMI Akan Gelar Aksi Damai di Polda Sumut, Desak 32 Oknum Anggota DPRD Tapteng di Jadikan Tersangka

  • Bagikan

Medan, 1MinutesNews.com | Lembaga Garuda Muda Indonesia (LGMI) bersama aktifis lainnya akan menggelar aksi damai di depan Mako Polda Sumut hari Senin (10/12/2018) nanti. Hal ini terkait tuntutan untuk menetapkan 32 oknum anggota DPRD Tapteng di jadikan tersangka dalam Kasus mark-up Anggaran Perjalanan Dinas Luar Kota TA 2016/2017.

Hal ini diungkapkan Saut Haornas Sagala dalam Press Relese yang diterima redaksi 1MinutesNew.com hari Sabtu (8/12/2018).

Saut sebagai Kordinator Aksi dalam kegiatan ini menyebutkan bahwa LGMI dan aktifitis peduli Tapanuli Tengah sangat mendukung kinerja Kepolisian Daerah Sumatera Utara dalam melakukan penggeledahan di Kantor DPRD Tapteng hari Selasa (4/12/2018) lalu.

Tetapi LGMI dan Aktifis Peduli Tapteng meminta agar kasus ini jangan hanya menetapkan 5 (lima) tersangka saja.

Menurut mereka, 32 oknum Anggota DPRD Tapteng lainnya sangat layak di jadikan tersangka dan ditahan agar rasa keadilan hukum di tegakkan.

Ini Salinan Press Rilis dari LGMI yang dikirimkan kepada redaksi 1MinutesNews.com. (Relese Press)

 

Press Relese

Lembaga Garuda Muda Indonesia (LGMI) bersama aktifis peduliTapanuli Tengah sangat mendukung kinerja Kepolisian Daerah Sumatera Utara dalam melakukan pencegahan dan penindakan para pelaku korupsi di Sumatera Utara.

Terbukti para pejabat legislatif yang baru-baru ini berhasil ditersangkakan dan ditahan oleh Polda Sumatera Utara..Poldasu pun mengejar para tikus-tikus di parlemen, untuk mengeja rpengembalian keuangan Negara.

Selasa tanggal 4 Desember 2018, Kita sangat apresiasi gerak cepat dari Polda Sumatera Utara yang melakukan penggeledahan di Kantor DPRD KabupatenTapanuli Tengah.Kami menyakini bahwa Polda Sumatera Utara melakukan penggeledahan dalam upaya pengembangan pemeriksaan 4 Tersangka yang sudah di tahan dalam perkara dugaan Mark-up Belanja PerjalananDinas.

Koordinator LGMI, SautHaornasSagala meminta agar Polda Sumatera Utara tidak tebang pilih dalam hal menetapkan Tersangka   DPRD Tapanuli Tengah dalam Perkara yang sama.

Untuk menyuarakan hal ini, LGMI bersamaAktifis peduli Tapanuli Tengah akan turun ke jalan hari ini (Senin 10 Desember 2018) melakukan aksi damai di depan Kantor Polda Sumatera Utara.

Permasalahan mark-up perjalanandinas ini menurut dugaan kami pasti dilakukan secara berjamaah, karena setiap melakukan Bimtek (BimbinganTekhnis) seluruhAnggota DPRD melakukan perjalanan dan kegiatan yang sama.

Maka 32 (tigapuluhdua) Anggota DPRD Tapanuli Tengah lainnya sangat layak untuk ditersangkakan dan di tahanoleh Polda Sumatera Utara demi terciptany ahukum yang adil.

Hal itu agar masyarakat menila itidak ada ketimpangan atau tebang pilih dalam perkara tersebut.

 

SautHaornasSagala

KoordinatorAksi

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan