Komplotan Pencuri Spesial Warung Antar Provinsi Ini Libatkan Pelajar Saat Beraksi

  • Whatsapp

Palas, 1MinutesNews.com | Aksi komplotan pencurian spesial warung antar provinsi  yang di gerakkan Ibu Rumah Tangga (IRT) terhenti ditangan petugas reskrim dari Polsek Barumum, hari Minggu (16/12/2018).

Ironisnya, dalam menjalankan aksinya,pelaku yang semuanya berjenis kelamin wanita inisial ES (32) warga Belawan, MAL (40) warga Medan dan LTMS (warga Medan) melibatkan 4 (empat) orang anak-anak laki-laki yang masih di bawah umur berperan sebagai pembeli di warung yang menjadi target kejahatan komplotan ini.

Inisial ke empat anak ini IL (16) warga Medan,DVL (12) warga Medan,YSG (14) warga Medan  dan DL (8) warga Meda. Kecuali IL yang sudah tidak bersekolah ketiga pelaku yang masih tergolong anak-anak ini diketahui masih berstatus pelajar.

Kapolsek Barumum AKP. Sudirman,SH menjelaskan terbongkarnya aksi komplotan pencurian spesial warung berkat adanya laporan dari Nurzakiah Hafni Harahap (41)  warga Desa Matondang, Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas.

Wanita ini mengaku  warung kelontong miliknya kebobolan dan di duga pelakunya adalah komplotan ini. Kerugian yang di derita korban uang tunai sebesar Rp. 2.600.000,-

Atas dasar laporan ini, personil Satreskrim melakukan pengejaran ke arah Sosopan bekerja sama dengan Polsek Sosopan.

Alhasil Komplotan ini berhasil diringkus dan hari Senin (17/12/2018) salah seorang pelaku di bawa petugas untuk menunjukkan keberadaan uang hasil curian yang sempat di buang para pelaku saat pencegatan terjadi.

“ Modusnya para pelaku berpura-pura sebagai pembeli dan membuat sibuk pemilik warung. Saat lengah, salah seorang pelaku yang masih tergolong di bawah umur inisial DL diperintahkan untuk mengambil uang di laci warung. Usai berhasil, para pelaku meninggalkan lokasi warung.,” jelas AKP Sudirman,SH, hari Senin (16/12/2018)

Dari hasil penyidikan dengan melibatkan Unit PPA Satreskrim Polres Tapsel, diketahui Komplotan Pencurian spesial warung ini, sudah beraksi di bebarapa provinsi.

“ Berdasarkan pengakuan para pelaku, aksi yang sama dengan modus yang sama juga sudah mereka lakukan di daerah Kota Padang, dan Kota Pekanbaru,” ungkap Sudirman.

Ke tujuh pelaku saat ini mendekam di RTP Polsek Barumun dan dijerat dengan pasal 363 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. (Black/ast)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan