20 Hari Bocah Ini Tak Kunjung Bangun dari Tidur, Warga Upayakan Ruqyah

banner 468x60

Deliserdang,1MinutesNews.com | Walau dinyatakan sehat oleh tenaga medis, bocah ini tak kunjung bangun dari tidurnya selama 20 hari sejak Minggu (25/11/2018) pukul 23.00 WIB hingga hari ini.

Kasus unik ini terjadi kepada bocah bernama Gilang Tama Alfarizi putra pertama dari pasangan Sandi Syahputra (25) dan Prili Mahdania (24). Keluarga ini merupakan warga Jalan Masjid II Gang Rukun, Desa Sekip Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumut Indonesia.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Kejadian yang dialami bocah ini membuat warga simpatik dan memanjatkan doa di depan Gilang yang masih terbaring di ruang tamu rumahnya dalam tidur panjangnya.

Selain mendoakan, upaya warga juga dengan melakukan ruqyah (metode penyembuhan secara islam dengan cara membacakan sesuatu pada orang yang sakit akibat dari ‘ain (mata hasad), sengatan hewan,bisa,] sihir, rasa sakit, gila, kerasukan dan gangguan jin, red).

Menurut ayahnya, Sandi ada beberapa orang yang sudah datang mendoakan dan melaksanakan rukyah di depan Gilang. “Tadi malam ada yang datang menggelar ruqyah membacakan doa untuk anak saya,” kata Sandi, Sabtu (15/12/2018).

Dari amatan kontributor 1MinutesNews.com, terlihat bocah ini lelap dalam tidurnya, walau sekali-kali terlihat gerakan dari tangan dan kakinya yang menandakan adanya nadi kehidupan di tubuh bocah ini.

Sementara untuk membantu asupan makan dan minum Sang Bocah dibantu dengan selang infus. Kondisi ini juga membuat ke dua orang tuanya memakaikan popok (pampers,red) untuk menampung kotoran dan cairan saat Gilang buang air walau dalam kondisi tertidur.

Sang ibu, Prili, terlihat terus memegang tangan kiri putranya itu sambil meneteskan air mata. Tetesan air mata Prili membuat suasana semakin haru, sehingga orang-orang di sekelilingnya juga ikut menangis.

Menurut keluarga, sebelumnya tidak terlihat keanehan pada Gilang yang diketahui lahir tanggal 27 Mei 2014.

Dia tetap bermain dengan lincah dan gembira.

Kemudian, Minggu (25/11) malam, sang ibu membujuk Gilang untuk tidur. “Dia nonton TV. Diajak tidur tidak mau dia. Nanti, jadi tidurnya sama ayahnya. Saya tidur duluan,” cerita Prili.
Malam itu, Gilang diketahui tidur sekitar pukul 23.00 WIB. “Keesokan harinya tidak bangun. Tidur aja,” jelas Prili.

Senin (26/11) sekitar pukul 10.00 WIB, sang ayah sempat berupaya membangunkan Gilang. Namun, bocah itu mengaku masih mengantuk. “‘Bangun Gilang, mandi’ kata ayahnya, ‘Nanti, masih ngantuk,’ katanya,” jelas Prili.

Meski masih bisa berbicara, Gilang terus menguap dan kembali tertidur. Keesokan harinya juga sama, masih bisa terbangun namun kembali tertidur. Namun di hari ketiga, bocah itu terus tertidur.

Keluarga pun khawatir dan membawa bocah itu ke RSUD Deli Serdang. Dia dirawat inap selama 14 hari dan menjalani berbagai pemeriksaan di sana. Bocah itu dinyatakan sehat.
Gilang kemudian dibawa ke RSUP H Adam Malik. Seperti di RSUD Deli Serdang, semua dokter yang memeriksanya menyatakan bocah itu sehat. Jantung, syaraf dan darahnya dinyatakan normal dan tidak ada penyakit.

Tak mengetahui apa yang terjadi pada Gilang, keluarganya kebingungan. Setelah 18 hari diopname di rumah sakit, Gilang dibawa kembali ke rumahnya. Bocah itu diberi asupan makanan melalui selang infus. (Ferdy)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan