Waspada ! Pelumas Palsu Beredar, Polri Terima Tiga Laporan

  • Whatsapp
Keterangan : Gambar Ilustrasi Pelumas Palsu (Foto Istimewa)

Jakarta,1Minutesnews.com | Tindak kriminalisasi terhadap produsen pelumas palsu memberikan pengaruh besar kepada masyarakat. Oknum tertentu yang memanfaatkan berbagai cara seakan menjadi parasit, yang terus menggerogoti para pelaku usaha pelumas di Indonesia.

Selama tahun 2018 Polri mendapatkan pelaporan dari 3 merek pelumas yang dirugikan oleh keberadaan pelumas palsu. Hal tersebut disampaikan oleh Kanit 5 Subdit I Dittipideksus Bareskrim Polri, AKBP Sri Hendrawati, S.H.

“Pelumas ada Castrol, Shell, Pertamina yang dipalsukan dalam negeri dan ada juga diimpor dari Belanda. Penindakannya setelah ada pengaduan dari mereka atau dari importirnya,” sambung Kanit 5 Subdit I Dittipideksus Bareskrim Polri.

Pelumas palsu ada berbagai macam modus. Modus yang pertama adalah ada orang yang  memproduksi pelumas lalu ditempel merek lain tanpa izin. Modus kedua adalah daur ulang, jadi oli bekas disuling lagi kelihatannya bagus bahkan seringkali menjadi lebih jernih daripada yang asli.

Pihak Kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk hati-hati dalam membeli pelumas. Masyarakat harus jeli membedakan kemasan pelumas asli dan palsu.

Sementara itu diharapkan  para produsen pelumas bisa mencantumkan Logo Standar Nasional Indonesia (SNI) di produknya.

Hal ini untuk memberikan rasa kenyaman kepada konsumen.

“Peran SNI bisa menjadi tambahan untuk pramater mengecek suatu barang karena barang palsu tidak akan dapat SNI,” ujar Ketua Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP), Justisiari P. Kusumah, usai melakukan diskusi bertajuk ‘Penanggulangan Peredaran Produk Palsu/Ilegal Sebagai Upaya Perlindungan Konsumen di Indonesia’ pada Kamis (15/11) di Jakarta kemarin. (Rel Div. Humas Polri)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan