Sidang Kasus “Wanita Dalam Kardus” di Gelar, Terdakwa Terancam Hukuman 20 Tahun

  • Bagikan

Medan,1MinutesNews.com– Masih ingat kasus ” mayat wanita dalam kardus ” yang ditemukan di samping Gereja HKBP Ampera, Medan pada Rabu (6/6/2018) silam pukul 02.00 WIB ? Hendri alias Ahen (31) pelaku pembunuh sosok mayat yang diketahui bernama Rika Karina (21) mulai di sidangkan hari Rabu (28/11/2018) di Pengadilan Negeri Medan.

Sidang yang digelar di Ruang Cakra IX  dengan Agenda  pembacaan dakwaan

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marthias Iskandar, dalam dakwaannya  menyatakan terdakwa dinilai bersalah dan melanggar Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman 20 tahun penjara.

“Perbuatan terdakwa telah menyebabkan korban meninggal dunia sebagaimana hasil VER yang ditandatangi oleh dr Mistar Ritonga,” ucap JPU di hadapan majelis hakim yang diketuai Masrul.

Usai membacakan dakwaan, majelis hakim menunda persidangan pada Kamis (6/12/2018) pekan depan, dengan agenda menghadirkan saksi.

Sebagaimana diketahui, sosok mayat perempuan muda ditemukan di dalam kardus di sekitar Jalan Karya Rakyat, Medan, Rabu (6/6/2018) sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.

Tak berapa lama, diketahui sosok mayat tersebut adalah Rika Karina (21) warga Bandar Labuhan, Tanjung Morawa, Deliserdang, Sumut. Sehari-hari Rika bekerja sebagai pramuniaga di salah satu gerai kosmetik di Milenium Plaza, Medan.

Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh dilipat dan dimasukkan dalam kardus diletakan di atas kereta Honda Scoopy dengan pelat nomor BK 5875 ABM yang terparkir di Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, tepatnya di samping gereja HKBP Ampera, Sei Agul.

Gadis malang ini  merupakan seorang Tionghoa muslim di Medan, nama china-nya Huang Lisa.

Tak butuh waktu lama, pelaku pembunuhan terhadap Rika berhasil diamankan.

Hendri alias Ahen (31), pembunuh Rika Karina, yang menyimpan mayat korban dalam kardus, ditangkap, Kamis (7/6/2018) sekitar pukul 03.00 WIB. (Tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan