Polda Sumut : Oknum Polri Terlibat Kejahatan Dikenai Pidana dan Sanksi Etik

  • Whatsapp
PU 1MinutesNews.com bersama AKBP. MP.Nainggolan

Medan,1MNC– Terhadap pelanggaran hukum yang dilakukan oknum Polri,  Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap mengedapankan profesionalisme. Sikap ini dibuktikan Polda Sumut terhadap adanya oknum Polri di jajarannya yang terlibat kasus penculikan.

Poldasu menegaskan kalau pihak tidak akan melindungi oknum yang terlibat kejahatan.

Bacaan Lainnya

“Tetap diproses secara hukum. Tidak ada melindungi walaupun oknum polri,” tegas Kasubbid Penmas Poldasu AKBP MP Nainggolan, Selasa (6/11/2018).

Ia menegaskan, di mata hukum tidak ada yang kebal. “Tidak ada perbedaan antara masyarakat biasa dengan polisi. Bila memang salah tetap diproses,” ucapnya.

Kata dia, setelah mendapatkan hukum pidana umummnya, oknum tersebut akan mendapat sanksi internal seperti kode etik dan profesi. “Nanti pasti ada sanksi kode etik maupun profesi. Tapi setelah mendapatkan hukum secarah sah, baru kita proses dalam internal,” ujarnya.

Diketahui, komplotan pelaku penculikan dan penganiayaan, terhadap tiga orang, diringkus personil Subdit III/Umum Unit 3 Ditreskrimum Poldasu. Seorang diantara pelaku merupakan oknum Polri.

Baca selengkapnya diberita sebelumnya dengan judul “Tegakkan Hukum, Polda Sumut Ringkus Komplotan Penculik 3 Warga Libatkan Oknum Polisi”.

“Kita berhasil mengungkap kasus penculikan. Korbannya ada tiga orang,” AKBP MP Nainggolan.

Dari pelaku yang diamankan seorang diantaranya oknum polisi bernama Parlaungan Simarmata.

 

“Pasal yang dikenakan 333 ayat 1 KUHP dan atau pasal 170 KUHP dan atau 351 KUHP jo 55,”katanya. (Ferdi)

 

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan