Kasus Dugaan Penipuan Proyek Mantan Bupati Tapteng Disidangkan

  • Whatsapp
Keterangan Foto : Sidang dugaan Kasus Penipuan Proyek dengan terdakwa mantan Bupati Tapteng Sukran Jamilan Tanjung beberapa waktu yang lalu(Foto : Istimewa)

” Saya tidak pernah memberikan janji proyek dan menerima uang. Saya pernah menunjukkan bukti rekening saya “

Medan,1MinutesNews.com –  Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sukran Tanjung menjalani sidang perdana kasus penipuan yang mendakwanya. Dia bersama koleganya Amirsyah Tanjung di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Medan ruang Cakra 8 , Kamis (15/11) lalu.

 

Sidang kasus dugaan penipuan proyek  dengan terdakwa Mantan Bupati Tapanuli tengah Sukran Jamilan Tanjung (51) bersama Amirsyah Tanjung (46) diwarnai aksi saling bantah dan saling tuding menuding dengan saksi pelapor Josua Marudutta Hutahean.

 

Josua Marudutta dalam kesaksianya dihadapan majelis hakim mengatakan bahwa dirinya ditawari kerabat Sukran Jamilan Tanjung  yakni Amirsyah Tanjung untuk mengerjakan proyek rehabilitasi puskesmas di Kabupaten Tapanulitengah pada tahun 2016 dengan pagu anggaran sebesar Rp 5 miliar.

 

“Saya ditawari proyek rehab Puskesmas oleh Amirsyah Tanjung. Saat itu saya juga diperintah Amirsyah untuk mengantarkan uang kepadanya sebesar Rp 375 juta,” ucap Josua.

 

Lebih lanjut, Josua mengatakan bahwa dirinya sempat bertemu dan sekaligus membahas proyek tersebut bersama temannya Rolland Limbong dan Amirsyah Tanjung pada Januari 2016 di rumahnya.

 

Ketika itu kata Josua bahwa Amirsyah meminta dirinya mentransfer uang administrasi sebesar Rp 375 juta ke rekening seseorang bernama Umar Hasibuan dan Rp 75 juta ke rekening Amirsyah sendiri.

“Yang pasti saya sudah memberikan uang beberapa kali. Saya juga sudah berkomunikasi dengan Syukran,” jawab Josua Marudutta kepada JPU Kadlan Sinaga.

Sementara terhadap kesaksian Josua Marudutta, Syukran maupun Amirsyah Tanjung membantah keterangannya.

 

Namun, keduanya mengaku mengenal Josua. “Saya sempat bertemu Josua tapi keterangan yang diberikannya salah semua. Saya tidak pernah memberikan janji proyek dan menerima uang. Saya pernah menunjukkan bukti rekening saya jika memang benar,” ucap Eks Bupati Tapteng periode 2011 – 2016 Sukran Jamilan Tanjung menjawab pertanyaan Majelis hakim.

 

Setelah mendengarkan keterangan kedua terdakwa Hakim Sariyana pun menutup sidang hingga Kamis pekan depan.

 

Diketahui dalam perkara tersebut, Josua Marudutta melaporkan mantan Bupati Tapteng Sukran Jamilan Tanjung dan kerabatnya Amirsyah Tanjung ke Polda Sumut lantaran mengaku telah ditipu sebesar Rp 450 juta. Kini terhadap keduanya.

 

Jaksa Penuntut Umum menjerat dakwaan primer pada pasal 378 Jo Pasal 55 (1) ke 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana, dengan Subsider Pasal 4 Undang –Undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pembrantasan Tindak pidana Pencucian uang Jo Pasal 55 (1) ke 1 KUH Pidana. (Ferdi)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan