Jembatan Rusak di Poriaha , Warga Minta Perbaikan

banner 468x60

Tapteng, 1Minutesnews.com–  Kondisi  jalan dan jembatan di Desa Tapian Nauli IV (Empat) Kelurahan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut  rusak. Kondisi ini sudah berlangsung lama. Akibatnya aktivitas pengendera dan warga kesulitan.

Kondisi ruas jalan kabupaten yang berada di Kelurahan Tapian Nauli, Kecamatan Tapian Nauli kini semakin rusak parah.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Badan jalan yang rusak membentuk kubangan berukuran besar dan dalam dapat dilihat mulai dari kawasan pasar Poriaha, Kantor Kelurahan, Puskesmas sampai ke Desa Tapian Nauli IV (empat).

Selain kondisi badan jalan yang rusak, satu unit jembatan penghubung Kelurahan Tapian Nauli menuju Desa Tapian Nauli IV juga memprihatinkan.

Terlihat kondisi jembatan ini jebol di bahagian lantainya. Masyarakat terpaksa memberikan alas dengan papan seadaanya untuk dapat melintas. Hal ini terpaksa di lakukan masyarakat karena jembatan ini adalah akses satu-satunya untuk melintas.

L.Manungkalit, salah seorang pengendara yang berhasil ditemui dikawasan itu pada kamis,( 15/11), kepada wartawan mengatakan, kondisi rusaknya jalan di Poriaha ini sudah berlangsung lama tanpa ada perbaikan.

“ Sudah lama kondisi jalan di poriaha ini rusak bang, kalau saat hujan kami warga disini sering terjebak, karena badan jalan yang dilalui tidak terlihat akibat genangan air yang dalam. Saya berharap Pak Bupati bisa memperhatikan  kondisi jalan kami ini,” pinta L.Manungkalit

Komentar yang sama juga dilontarkan oleh  Boru Sibarani salah seorang Guru di daerah Sibunga-bunga.

Guru ini terpaksa harus turun saat kenderaan yang membawanya melintasi jembatan.

“  Kalau saat melintasi jembatan yang rusak ini, saya selalu minta turun, baik itu saat dibonceng naik sepeda motor atau pun saat menumpang angkot”, lanjut Boru Sibarani.

Hal ini disebabkan kondisi jembatan yang sudah rusak parah dan hanya beralaskan selembar papan di bahagian tengah jembatan yang jebol sebagai pengganti alas.

“  Coba bapak lihat sendiri, papan jembatan dibagian tengah lebarnya hanya satu lembar papan saja, kalau roda kenderaannya selip sedikit apa tidak bahaya?, makanya saya selalu minta turun kalau melintas dari jembatan ini, biar lah capek berjalan sedikit dari pada bahaya”, sambung Boru Sibarani.

Warga di Kelurahan Poriaha berharap pihak Pemkab Tapteng segera memperbaiki kondisi jalan dan jembatan di daerah mereka. Selain sudah berlangsung lama, kondisi ini juga mengancam keselamatan pengendara.(fs)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan