BNN Kembali Gulung Jaringan “Ibrahim Hongkong” Sita 38 Kg Sabu,30 Ribu Ekstasi

banner 468x60

Jakarta,1Minutesnews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap kasus penyeludupan Narkotika dan Methapetamina (Sabu) sebanyak 38 Kilo asal Malaysia hari Rabu (14/11/2018)

Dalam keterangan persnya yang diperoleh redaksi 1Minutesnews.com dari akun instagram resmi @ lensa_bnn hari Rabu (14/11/2018), menyebutkan bahwa pengungkapan penyeludupan narkotika ini merupakan pengembangan dari jaringan tersangka Ibrahim Hasan alias Hongkong yang telah tertangkap tanggal 19 Agustus 2018.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Kepala BNN, Drs.Heru Winarko,SH di dampingin oleh Deputi Pemberantasan BNN, Drs. Arman Depari dan Direktur Prekursor dan Psikotropika (P2) BNN,Drs.Anjan Pramuka Putra,SH,M.Hum, menyebutkan bahwa penyeludupan sebanyak 38 (tigapuluh delapan) kilogram dan 30.000 (tiga puluh ribu) butir ekstasi ini dari Penang, Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut di Perairan Langsa, Aceh.

Seperti diketahui,  Tim Gabungan BNN berhasil mengungkap dan menggulung Jaringan Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong tanggal 19 Agustus 2018 lalu.

Petugas gabungan menyita total barang bukti 105 kilogram (sebelumnya 150 kg) sabu dan 30 ribu butir pil ekstasi berwarna biru.

Pengungkapan bandar besar itu adalah rangkaian penindakan di tiga lokasi yang berbeda. Ketiga lokasi itu berada di kapal di perairan Aceh Timur, kemudian penangkapan di Pangkalan Susu, dan Pangkalan Brandan pada Minggu, 19 Agustus 2018, dan Senin, 20 Agustus 2018.

Dari penangkapan tersebut, petugas meringkus hingga 11 tersangka, termasuk mantan Ibrahim yang juga mantan anggota DPRD Langkat. Setelah diselidiki, Ibrahim berperan merekrut kurir hingga mengatur pengiriman lewat kapal yang sudah disewanya. (ast/instagram BNN)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan