Perampokan di Angkot, Boru Sibarani Ditikam dan Dibuang Ke Jalan

  • Whatsapp

Medan,1MNC– Perampokan di dalam angkot terjadi lagi. Kali ini, aksi sadis menimpa  Rizke Warsih Riana br Sibarani  (20) dan Ronita br Situmorang (20) di dalam angkot hari Sabtu (13/10) lalu.

Tak hanya merampas harta milik korban, perampok juga menikam dan membuang ke duanya saat angkot masih berjalan.

Hal ini terungkap usai perampok yang berjumlah tiga orang berhasil diringkus Polisi.

Ketiga tersangka itu masing-masing bernama Firdaus Pangaribuan, (28) warga Jalan Pengilar ujung Gang Agian Kelurahan Amplas Kecamatan Medan Amplas, Togimabangun Simorangkir, (30) warga Jalan. Garu 8 No. 66 D.Kelurahan Harjosari I Kecamatan Medan Amplas dan Dimson Simbolon, (28) warga Pasar 9 Medan Marelan.

“Dari ketiga orang pelaku satu orang kami lumpuhkan kakinya karena berupaya melawan dan kabur saat penangkapan,” ungkap Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SH SIK melalui Kanit Reskrim Uptu Budiman Simanjuntak SH MH pada wartawan, Rabu (24/10) siang.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota dan Polsek Sunggal ini juga menuturkan, kawanan pelaku perampokan ini mencari sasaran dengan mengintai korbannya di seputaran Terminal Amplas dan sekitarnya.

“Peristiwa ini terjadi Sabtu (13/10) sekira pukul 11.45 Wib, pada saat itu korban Rizke Warsih Riana br Sibarani, (20) warga Dusun 1 Gang Segi Tiga Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa bersama Ronita br Situmorang (20) warga Jalan Ujung Serdang Desa Ujung Serdang Kecamatan Tanjung Morawa kebetulan mununggu angkot Medan Bus 135 dengan tujuan Medan Mall dan mejadi target ketiga tersangka ini,”sebutnya.

Berselang tak berapa lama kemudian, saat kedua korban telah menaiki angkot, ketiga tersangka juga bergegas menaiki angkot yang sama, namun sekira 20 meter angkot tersebut berjalan, salah sorang tersangka bernama Firdaus Pangaribuan langsung menodong korban dengan senjata tajam berupa gunting

Sementara dua tersangaka lainnya yakni Togimabangun Simorangkir dan Dimson Simbolon merampas tas berisikan uang Rp1juta rupiah dan 1 unit hape merk nokia yang dipegang Rizke br Sibarani.

“Korban ketika dirampok tak menyerah begitu saja, kedua korban melakukan perlawanan, namun naas Rizke br Sibarani yang berusaha agar tasnya tak berpindah tangan terkena tikaman dibagian pipi sebelah kanannya,” sebutnya

Berselang tak berapa lama kemudian, saat kedua korban telah menaiki angkot, ketiga tersangka juga bergegas menaiki angkot yang sama, namun sekira 20 meter angkot tersebut berjalan, salah sorang tersangka bernama Firdaus Pangaribuan langsung menodong korban dengan senjata tajam berupa gunting.

klik Page 2 (dua) di bahagian bawah ini 

loading...

Pos terkait