“Oplas” Bikin Wajah Bengkak seperti Habis Dipukuli? Ini Penjelasannya

  • Whatsapp
Ilustrasi Operasi Plastik di bahagian wajah, sumber foto luvizhea.com
loading...

1MINUTESNEWS.com–  Viral di media salah satu tokoh politik RS awalnya mengaku mengalami penganiayaan tapi sebenarnya di duga wajahnya bengkak habis melakukan Operasi Plastik(Oplas), Kamis (5/10/2018).

Pihak kepolisian berhasil mengungkap bahwa berdasarkan hasil pengecekan CCTV, pada rentang waktu tanggal tersebut RS ada di RS Bina Estetika, sebuah rumah sakit di Menteng, Jakarta Pusat, yang biasa menangani bedah plastik dan umum.

Di rumah sakit itu RS diduga sedang menjalani operasi plastik, yang disinyalir berupa tarik wajah (facelift) dan/atau operasi kantung mata.

Tapi apakah memang benar prosedur operasi plastik berupa facelift bisa mengakibatkan wajah bengkak seperti habis dipukuli?

Dilansir HelloSehat, facelift adalah prosedur untuk mengencangkan kulit yang telah kendur.

Pada dasarnya facelift dilakukan oleh ahli bedah plastik dengan mengembalikan posisi otot, kulit dan lemak seperti saat muda. Operasi ini ampuh untuk mengencangkan kulit di sekitar rahang bawah, di bawah dagu, maupun di leher.

Namun, para pelaku facelift semestinya sudah harus mengetahui lebih dulu bahwa kulit kencang impian tidak akan didapatkan segera setelah operasi selesai.

Ada kalanya, setelah melakukan prosedur, wajah malah akan menjadi bengkak. Ya, mirip seperti orang yang habis dipukuli.

Menurut Face Experts, wajah bengkak sehabis melakukan facelift dapat terjadi karena prosedur ini mengganggu pembuluh limfatik pasien, sehingga menyebabkan penumpukan cairan. Hasilnya, untuk sementara waktu, wajah akan menjadi kemerahan dan panas.

 

Wajah bengkak ini memang butuh waktu agar dapat sembuh sepenuhnya. Setelah pembuluh limfatik berfungsi normal, wajah pun akan sembuh.

Sekitar 60 persen bengkak pada wajah dapat sembuh beberapa minggu setelah operasi. Sisanya, pembengkakan akan hilang secara bertahap dalam waktu tiga bulan, enam bulan, hingga setahun penuh agar pembengkakan hilang 100 persen.

Meski membutuhkan waktu, Face Experts menuturkan bahwa setelah tiga bulan, pembengkakan biasanya tidak akan terlalu terlihat. Jadi setelah tiga bulan, pasien tidak perlu takut wajahnya akan terlihat seperti habis dikeroyok orang.

Karena itu, bagi kalian yang tertarik untuk melakukan facelift, sebaiknya berkonsultasi dulu kepada dokter dan tanyakan mengenai kemungkinan pembengkakan pada wajah. Sebelum operasi dilakukan pasien biasanya akan diperiksa tekanan darahnya, kondisi kesehatan, makanan, alergi, dan kondisi kulit.

Setelah operasi, wajah biasanya akan dipakaikan compression garment, semacam perban untuk mengurangi bengkak selama beberapa hari setelah operasi. Selain itu, pasien juga diminta untuk mengurangi konsumsi garam untuk mencegah pembengkakan yang lebih parah.(REDAKSI)

Sumber : HelloSehat/ Face Experts

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

loading...