Tantang Tukang Bakar Ikan, Darmawan Terkapar Ditebas Parang

  • Whatsapp
loading...

LABUHANBATU,1MINUTESNEWS.Com – Julius Darmawan Tampubolon (20) terkapar bermandikan darah di Jalan Besar Negeri Lama, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu hari, Rabu (19/9/2018) sekira pukul 22.00 WIB. Pasalnya, pemuda ini ditebas parang oleh  JY (25) seorang Tukang Bakar Ikan.

Peristiwa pembantaian yang dilakukan JY (25) berawal saat Julius bersama dua temannya mendatangi pelaku di depan warung Nasi Sea Food Jalan Besar Negeri Lama, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (19/9/2018) sekira pukul 22.00.

Pelaku yang saat itu sedang bekerja sebagai tukang bakar ikan, langsung dimaki korban tanpa sebab. Hingga akhirnya terjadi perkelahian antara pelaku dan korban bersama dua temannya.

Melihat kejadian tersebut, warga yang ada di sekitar TKP langsung melerai perkelahian. Namun setelah dilerai, pelaku melihat korban membuka bagasi sepeda motornya, dan seperti mengambil sesuatu. Oleh karenanya pelaku langsung masuk ke dalam warung dan mengambil parang serta mengejar korban dan membacok tubuh korban hingga beberapa kali.Korban pun

melarikan diri dan kemudian warga membawa korban ke Puskesmas Kota Negeri Lama.

Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka bacok di pergelangan tangan kiri, luka bacok di pipi kiri, luka bacok di kepala sebelah kiri, dan luka bacok di dada sebelah kanan. Setelah dilakukan pertolongan pertama, akhirnya korban dirujuk ke Rumah Sakit Rantauprapat.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang melalui Kapolsek Bilah Hilir, AKP Herry Prasetyo ketika dikonfirmasi, Kamis (20/9/2018) menjelaskan, usai mendapat informasi atas kejadian tersebut, Tim Opsnal Polsek Bilah Hilir langsung melakukan pencarian terhadap pelaku.

“Pelaku berhasil diamankan berikut satu bilah parang yang digunakan pelaku, selanjutnya dibawa ke Polsek Bilah Hilir guna dilakukan proses penyidikan dan pelaku mengakui perbuatannya,” singkat Kapolsek.(GS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

loading...