Tak Terima Pelaku Di Vonis Ringan, Warga Sarudik Korban Pengeroyokan Ini Kirim Surat Ke Presiden

  • Whatsapp

Tapteng, 1Minutesnews.com– Hasrun Efendy Tampubolon (35) warga Lingkungan III Sarudik Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapteng, korban pengeroyokan minta keadilan dengan mengirim surat ke Presiden RI. Pasalnya, terdakwa hanya di vonis 1 (satu) tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Sibolga, hari Senin (3/9/2018) lalu.

Hal ini diketahui dari postingan seorang netizen di media sosial. Akun @Bule Cardova memposting hal ini di Facebook hari Selasa (4/9/2018).

Bacaan Lainnya

@Bule Cardova dalam postingannya menyebutkan bahwa Hasrun Efendy Tampubolon merupakan korban pengeroyokan yang mengakibat cacat dibahagian kepala dan susah berkomunikasi. Ini postingan lengkapnya.

“saya Hasrun Efendy Tampubolon korban tindak kriminal/pengeroyokan dengan No Perkara:175/pid.b/2018/Pn sbg.telah terjadi pengeroyokan terhadap diri saya tepat nya pada hari/tanggal:minggu 13 mei 2018 sekitar pukul 01.15wib,yang hampir saja merenggut nyawa yang mengakibatkan cacat permanen di bagian kepala saya dan susah untuk berkomunikasi.menurut keterangan yg saya dapat dari jaksa!terdakwa hanya di jatuhi hukuman 1 tahun penjara (potong masa tahanan),sangat tidak sesuai dengan ancaman hukuman pasal 170 KUHP yg berbunyi:jika mengakibat kan luka berat maka ancaman hukuman ny adalah 9 TAHUN penjara.di mana letak keadilan di negara republik indonesia ini???.kasus saya ini di pegang langsung oleh hakim ketua MARTUA SAGALA sekaligus KETUA PENGADILAN NEGERI SIBOLGA SUMATERA UTARA,hakim anggota OBAJA dan TETTI,jaksa penuntut SABANA.aneh ny lagi,hakim dan jaksa sengaja melakuka persidangan tanpa ke hadiran si korban?.indikasi kecurangan apa yg ad di balik semua ini??VIRAL KAN agar hukum di negara ini dapat di tegak kan seadil-adil ny hakim dan jaksa dapat di proses,” tulis @Bule Cardova dalam postingannya sambil menyertakan foto-foto di duga Hasrun Efendi saat dirawat di sebuah rumah sakit.

Setelah ditelusuri redaksi 1Minutesnews.com, ternyata akun @Bule Cardova tersebut tidak lain dari Hasrun Efendy Tampubolon. Hal ini dipastikan setelah redaksi melakukan komunikasi dengan pemilik akun tersebut.

Melalui telephone seluler , @Bule Cardova alias Hasrun Efendi menceritakan rasa kekecewaannya.

“ Aku kecewa lah bang, masa Cuma di vonis 1 tahun saja. Itupun waktu pembacaan vonis aku gak tahu. Aku tahu mereka dijatuhi hukuman 1 tahun dari Jaksanya Pak Syahbana, waktu kutanyakan. Sidangnya katanya hari Senin (3/9/2018,red) pembacaan tuntutan dan putusan. Kurekam nya bang ngomong pak jaksa itu,” kata Hasrun melalui sambungan telephone, hari Rabu (5/9/2018) pukul 1.35 WIB dini hari.

Selanjutnya masih kata Hasrun, “ Iya aku akan surati presiden bang, tak terima aku. Demi rasa keadilan itu,” katanya.

BACA LANJUTAN BERITA INI DI HALAMAN 2 (DUA) DI BAHAGIAN BAWAH
loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan