Polisi Gadungan Perdaya Wanita Beranak Dua

  • Whatsapp

MEDAN,1MINUTESNEWS.Com-  Petugas Polsek Patumbak  membekuk  polisi gadungan yang  mengenakan seragam dan atribut lengkap kepolisian berpangkat Bripka bernama Adi Wijaya di Komplek Citra Lembayung Asri Gang Mawar No 51 Dusun 5 Desa Patumbak I Kecamatan Patumbak Deli Serdang, Jumat (21/9) dini hari.

Susandi selaku Ketua RT yang juga merangkap  saat dikonfirmasi mengatakan, untuk mengelabui warga, Polisi gadungan itu mengaku bertugas di Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumut

“Polisi gadungan itu sudah 4 bulan tinggal dirumah permamen No 52 Komplek Citra Lembayung Asri bersama seorang wanita yang bernama Desi dan dua orang anak yang masih kecil,” ujar Susandi.

Susandi juga mengatakan, sebelumnya warga Komplek sudah lama curiga dengan gerak-gerik Polisi gadungan itu. Bahkan warga selama ini sudah lama melakukan penyelidikan dan mencari tahu , namun tak menemukan hasilnya.Kedok terbuka setelah orangtua wanita tersebut mendatangi rumah tempat Sang Polisi Gadungan ini tinggal

“Akhirnya orang tua prempuan yang datang kerumah meraka membuka kedok sang polisi gadungan itu. Selanjutnya kami (warga) komplek melaporkannya ke Polsek Patumbak hari itu juga,” ungkap Pak Rt Komplek Citra Lembayung Asri pada wartawan di Mapolsek Patumbak Sabtu (22/9) dini hari.

Kartu Identitas Palsu

Setelah terkuaknya sepak terjang Sang ” Polisi Gadungan ”  di ketahui bernama Hartoyo (31) warga Riau, tinggal  bersama seorang wanita beranak dua bernama Des. Belakangan diketahui bahwa wanita  itu bukan istrinya, melainkan wanita simpanan.

“Kami warga komplek merasa telah ditipuinya, mengaku seorang anggota Polisi bertugas di Ditres Narkoba Polda Sumut. Status beristri punya anak dua. Tak taunya Polisi gadungan dan wanita beranak dua itu bukan istrinya, melainkan wanita simpanannya, alias ‘Kumpul Kebo’ ,” kata Susandi yang diamimi warganya.

Sementara warga juga mendapat informasi sepak terjang polisi gadungan ini cukup luas dan dan diduga memang seorang ‘pemain’ .Hal tersebut terbukti saat polisi gadungan berhasil mengelabui  CV Tou Toba Indah dan menjadi pengawas dengan gaji Rp.2 juta perbulannya.

Warga juga mengatakan,  dengan menjual nama Polda Sumut dan bertugas di Ditres Narkoba Polda Sumut, polisi gadungan ini berhasil meminjam uang sebesar Rp.20 juta kepada  CV Tou Toba Indah.

Sementara itu, Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SH SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin membenarkan penangkapan seorang polisi gadungan yang mengenakan seragam dan atribut lengkap kepolisian, berpangkat Bripka bernama Adi Wijaya  Jumat (21/9) dini hari.

Dijelaskannya, dari tangan pria mengenakan seragam dan atribut lengkap kepolisian itu, petugas turut mengamankan barang bukti berupa,1 Lembar KTA Rakernis Intelijen Polri,1 Baju Dinas PDH Polri lengkap atribut berpangkat Bripka. 1 Potonh Kaos Polisi warna coklat, 4 lembat foto diri berpakaian dinas PDH Polri, 1 Ikat pinggang Polri,1 buah kalung Penyidik Polri. 1 pasang Borgol Polri,1 buah mancis bentuk senjata dan 1 unit kerta Honda tanpa nomor plat.

“Tersangka dan Barang bukti telah kami amankan ke Mako Polsek Patumbak guna pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka tidak dilakukan penahanan karena pidana pasal 508 KUHP ancaman kurungan 1 bulan penjara, dan  hanya di berlakukan wajib lapor, karena  belum ada korban yang dirugikan,” ucap Yaqin. (Fery/Rel)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan