Polda Sumut Tetapkan 5 Oknum Anggota DPRD Tapteng Tersangka Anggaran Perjalan Dinas Luar Kota

  • Whatsapp

TAPTENG,1MINUTESNEWS.Com- Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) telah menetapkan 5 (lima) Anggota DPRD Tapteng periode 2015-2020 dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan anggaran perjalanan dinas luar daerah anggota DPRD Kabupaten Tapteng TA. 2016 dan 2017.

Penetapan tersangka ini dibenarkan Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto, S.H. melalui Kabid Humas Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, S.I.K.

“ Iya Pak. Itu benar,” tulis Kombes Tatan melalui pesan whatshapnya hari Jumat (21/9/2018) saat dihubungi redaksi 1Minutesnews.com

Terkait hal ini, saat redaksi 1Minutesnews.com menanyakan rincian dari kasus ini, Kombes Tatan menyatakan bahwa hal ini sudah tertulis di Press Release dan membenarkan bahwa Press Release yang beredar di kalangan media benar dari pihak Poldasu.

“ Ya silahkan dibaca releasenya bang,” jawab Kombes Tatan.

Dalam Press Relase berkepala surat Poldasu dan berasal dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) menyebutkan bahwa 5 (lima) orang anggota DPRD Tapteng yakni AR.ST, SG,HN,JN dan JS ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan anggaran perjalanan dinas luar daerah anggota DPRD Kabupaten Tapteng TA. 2016 dan TA 2017.

“ Modus Operandinya adalah, Tersangka sebagai anggota DPRD Tapteng menggunakan bukti pembayaran hotel/bill yang diduga fiktif/markup sebagai pertanggungjawaban atas perjalanan dinas luar daerah TA 206 dan 2017 dalam kegiatan konsultasi,kunjungan kerja dan bimbingan tekhnis,” tulis Press Relase Poldasu.

Disebutkan juga dalam proses penyidikan telah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak 49 orang yang terdiri dari 5 (lima) orang PNS sekretariat DPRD Tapteng dan 44 (empat puluh empat) orang dari managemen hotel (Medan,Tarutung,Jakarta,Bandung dan Manado) yang billingnya digunakan.

Kerugianan negara hasil penyidikan pihak Dirkrimsus Polda Sumut menemukan potensi kerugian negara sebesar Rp. 655.924.350.

Sementara pasal yang dipersangkakan terhadap kelima oknum anggota DPRD Tapteng ini adalah Pasal 2 ayat (1) sub pasal 3 Undang-undang RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah  dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (AST)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan