Pekerja Cafe Ini Positif HIV, Tak Punya Keluarga, Dinsos Tapteng Fasilitasi Perawatannya

  • Whatsapp

Tapteng, 1Minutesnews.com – Seorang Penderita HIV  Berinisial M ( 21) yang beralamat di Jalan Baru Kecamatan Pandan, saat ini sedang menjalani Perobatan di  RSUD Pandan di bawah  Pengawasan Dinas Sosial Tapanuli Tengah (Tapteng), Sabtu (1/9/2018)

Plt. Kadis Sosial Tapteng Parulian S.  Panggabean menjelaskan , Pasien saat ini dalam Pengawasan Dinas Sosial Tapteng sedang menjalani  perobatan di RSUD Pandan.

“ Kita mencoba memfasilitasi agar Pasien direhabilitasi di Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV Bahagia Kementerian  RI  di Kota Medan. Namun hingga saat ini belum terwujud karena tidak memenuhi kriteria  yang dikeluarkan Panti Sosial yaitu Pasien tidak memiliki keluarga/pihak yang dapat dihubungi selama rehabitasi sosial di PSRSODH Bahagia,” jelas Parulian Panggabean

Masih menurut Parulian “ Kami sudah berusaha mencari informasi baik dari Bidan, tidak ada kerabat pasien di wilayah Kecamatan Pandan dan tidak ada yang bertanggung jawab. Maka sesuai dengan arahan Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani  agar Pasien tertolong dan diberikan perawatan.Hari senin tanggal 27 Agustus 2018, atas koordinasi Dinas Kesehatan Tapteng  dengan Dinas Sosial Tapteng bersama sama melakukan kunjungan terhadap pasien maka diambil kesimpulan  segala pembiayaan yang keluar selama perobatan di RSUD Pandan ditanggung oleh Dinkes Tapteng dan Dinsos Tapteng,” lanjutnya.

Selanjutnya Kadis Sosial Tapteng menjelaskan Kronologi Pasien Positif HIV dan TB Mrs.X berinisial (“M”) Berdasarkan Iaporan dari Puskesmas Pandan.

Hari Sabtu tanggal 04 Agustus 2018 Pukul 17 00 WIB Bapak Kepling Lk V Sibuluan Nauli (Torong Silitonga) melaporkan kepada Bindes (Rosmawati Aritonang) bahwa ada Pasien (Mrs. X) yang dicurigai sakit kronis di daerah Cafe Yohana br. Tanjung alias si unda (pemilik lapo) beralamat Jl.  Baru dekat Mesjid Perumahan Matahari Kelurahan Sibuluan  Nauli

Hari Senin tanggal  06 Agustus 2018 Bidan Ros melaporkan  kepada petugas Puskesmas Pandan yang bernama Sri Mulyani bahwa ada Mrs.  X dengan gejala  batuk,  dan setelah di survey oleh petugas Pasien tersebut adalah seorang PSK (Pekeja Seks Komersial) dan sudah lama menderita sakit, dan asal Palembang.

Tapi Mrs X tidak mau memberitahukan asal usul selengkapnya  dan  tidak ada Kartu Identitis (KK dan KTPnya), kemudian petugas melakukan scrcening test HIV dan test TB dengan membawa Sputum (dahak)  ke RSUD Pandan Bidan Ros ternyata hasilnya  postif HIV dan TBC Mrx  diberikan obat TBC oleh petugas. “Paparnya

Untuk itu, Pasien tersebut hingga saat ini masih dibawah Pengawasan Dinas Sosial Kabupaten Tapteng Koordinasi dengan Dinas Kesehatan Tapteng dan RSUD Pandan.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan keluarga Pasien agar memberikan informasinya kepada kami atau dapat menghubungi kami di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Tapteng,  sehingga Pasien dapat dirujuk dan dirawat  di di Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV Bahagia Kementerian  RI di Kota Medan. “Harapnya. (Rel Humas Pemkab Tapteng)

 

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan