Hutan Di Tukka “Digasak” Pembalak, Kayu Diangkut Saat Subuh

  • Whatsapp

Tapteng,1MINUTESNEWS.COM– Aktivitas penebangan kayu ilegal di beberapa Desa di kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara marak terjadi, Jumat (28/9/2018)

Adapun lokasi penebangan kayu di Kec.Tukka diantaranya Desa Sigiring-giring,  Desa Aek Bottar, Desa S.Kalangan II dan Desa Tapian Nauli Saur manggita.

Maraknya aktivitas penebangan kayu di kecamatan Tukka diketahui dari pengakuan warga serta hasil amatan awak media selama satu minggu ke beberapa Desa tersebut.

DS, salah seorang warga Desa S.Kalangan II, saat dikonfirmasi kepada awak media mengatakan, kami selaku warga Desa S.Kalangan II ini sudah sering melarang para pelaku penebang kayu tersebut, namun tidak pernah ditanggapi”, ungkap DS hari Kamis (27/9/2018).

“  Sesuai dengan pengakuan para penebang kayu itu, bahwa Bos mereka adalah seorang oknum Aparat bermarga T, dan salah seorang warga Hutanobolon berinisial RS”, jelas DS.

Keterangan : Tumpukan Papan di duga hasil pembalakan liar di Hutan Tukka.

 

Untuk jenis kayu yang diambil itu bermacam-macam, dan kalau jenis kayu yang sudah diolah dan ditumpuk dipinggir jalan itu jenisnya ada kayu durian dan kayu ringan, kalau itu untuk dipakai langsung oleh warga, namun kalau jenis kayu mahal yang diambil dari dalam hutan itu diangkutnya subuh, untuk menghindari perhatian warga”, lanjutanya.

Harapan s warga, hendaknya aktivitas penebangan kayu itu agar dihentikan oleh pemerintah dan penegak hukum.  Sebab hal ini sudah berlangsung selama puluhan tahun, “

“ Jika aktivitas ini tidak dihentikan segera, maka hutan dibeberapa desa di kecamatan tukka ini akan gundul”, pinta DS.

CAMAT TUKKA MINTA PERAN SERTA MEDIA

Sebelumnya, Camat Tukka, Julkhaidir Pardede, saat dilonfirmasi dikantornya, kepada wartawan mengatakan, kami dari pihak kecamatan sudah sering menerima laporan atas maraknya aktivitas penebangan kayu diwilayah Kecamatan Tukka.

“Kami sudah pernah mengumpulkan seluruh kepala Desa dan Kepala Kelurahan se-kecamatan Tukka membahas terkait upaya untuk menghentikan Aktivitas penebangan kayu yang kian merajalela diwilayah kecamaran Tukka”, lanjut Khaidir, Kamis (27/9)

“,Kepada seluruh Lurah dan Kades juga saya tegaskan apabila terbukti ikut serta atau ada menerima sesuatu dari para pelaku penebang kayu akan saya berikan tindakan tegas”, tegas Khaidir.

Camat ini juga mengharapkan terkait penebangan kayu ini diharapakan bantuan media untuk menyuarakannya.

“ Kami juga meminta untuk dapat dibantu dalam upaya menghentikan aktivitas penebangan kayu tersebut, dengan memberikan informasi akurat terkait aktivitas penebangan kayu itu sangat membantu upaya penghentian penebangan kayu yang sedang kami lakukan”, tandas Khaidir.(fs/ast).

 

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan