Saat Ditangkap Ancungkan Golok, 1 Anggota Begal “Geng Raja” Ditembak Mati

  • Whatsapp

Medan- 1MN.COM | Setelah delapan bulan diburon polisi usai melakukan aksi begal di berbagai wilayah di Kota Medan, Rabu (8/8/2018) sekira jam 3.00 Wib, polisi kembali menembak mati seorang anggota kelompok tersebut, yaitu, Afandri Simangunsong alias Bangun (37), warga Jalan Rawa Cangkuk, Gang Arab, Kecamatan Medan Denai.

Petugas saat melakukan pengepungan di lokasi persembunyian Bangun

Buron yang sudah lama dicari polisi ini ditembak mati lantaran coba menyerang petugas menggunakan golok saat akan ditangkap di kawasan Jalan Perdana, Medan.

Bacaan Lainnya

[irp posts=”377″ name=”Terkendala Pengurusan Izin, Ratusan Nelayan Sumut Tak Melaut, HNSI Minta PP 24 Ditunda”]

[irp posts=”393″ name=”Prapid Ditolak, Luna Maya dan Cut Tari Tetap Tersangka Di Kasus Vidio Mesum”]

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, SIK mengatakan, terungkapnya kasus perampokan atau begal ini berawal dari adanya laporan oleh Yunita (35) pada 13 Desember 2017 lalu.

Kapolrestabes Medan memperlihatkan klewang yang digunakan begal saat beraksi, beberapa bulan yang lalu

Perampokan yang terjadi tak jauh dari kediaman wanita turunan Tionghoa itu, mengakibatkan Yunita kehilangan sepeda motor dan mengalami luka-luka akibat ditabrak para pelaku.

Baca halaman 2 (dua)…….

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan