MK Tolak Permohonan PHP JTP-Frends dan TOMAN, KPU Taput Tetapkan Nikson-Sarlandy Pemenang Pilkada

  • Whatsapp

Jakarta-1MN.COM | Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memutuskan menolak permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pemilihan Kepala Daerah( Pilkada) Tapanuli Utara (Taput) yang dimohonkan oleh pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Taput Jonius Taripar Hutabarat- Frengki Simanjuntak (JTP-Frends) dan Chrismanto Lumbantobing- Hotman Hutasoit (TOMAN), Minggu (12/8/2018)

Hal ini sesuai dengan Petikan Putusan MK di laman website resminya.

Disebutkan, Putusan Nomor 42/PHP.BUP-XVI/2018 yang diajukan oleh Chrismanto Lumban Tobing S. Sos. dan  Drs. Hotman P. Hutasoit, BSC, S.H, terhadap Komisi  Pemilihan  Umum  Kabupaten  Tapanuli  Utara,  berkedudukan  di  Jalan  S.M.  Simanjuntak  Nomor  2,  Kawasan  Pasar  Baru,    Tarutung,  Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara dan Drs. Nikson Nababan, M.Si. serta pasangannya Sarlandy Hutabarat, S.H.

Hakim Mahkamah Konstitusi yang terdiri dari Anwar Usman selaku Ketua merangkap Anggota, Aswanto, Arief  Hidayat,  Suhartoyo,  Maria  Farida  Indrati,  I  Dewa  Gede  Palguna,  Manahan M.P  Sitompul,  Saldi  Isra,  dan  Wahiduddin  Adams memutuskan dalam Amar Putusannya yang dibacakan hari Kamis ( 9/8/2018) pukul 11.50 WIB menolak Permohonan Pemohon.

Dalam Amar Putusan tersebut juga disebutkan, Hakim Mahkamah Konstitusi berpendapat (konklusi) Berdasarkan  penilaian  atas  fakta  dan  hukum , Mahkamah berkesimpulan:

  • Eksepsi Pihak Terkait   mengenai   kewenangan   Mahkamah   tidak beralasan menurut hukum;
  • Mahkamah berwenang mengadili permohonan a quo;
  • Eksepsi Pihak    Terkait    mengenai    tenggang    waktu    pengajuan
  • permohonan beralasan menurut hukum;
  • Permohonan Pemohon    melewati    tenggang    waktu    pengajuan  permohonan yang ditentukan peraturan perundang-undangan.
  • Eksepsi lain dari Termohon dan Pihak Terkait tidak dipertimbangkan.
  • Kedudukan hukum    dan    pokok    permohonan    Pemohon    tidak

Baca halaman 2 (dua) …..

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan