Alamak… Terungkap Dipersidangan Majelis Hakim Menilai PT. PLN Sibolga Selama 10 Tahun Tidak Tera Ulang Alat Ukurnya

  • Whatsapp
loading...

Tapteng,1MN.Com– Sidang di Pengadilan Negeri (PN) Sibolga hari Rabu (15/8) lalu dengan Agenda Sidang Pembacaan Putusan terkait Gugatan PT. PLN Sibolga sebesar  Rp.4.597.869.796 selaku Pengugat kepada PT. Anugrah Sinar Lestari (ASL) yang bergerak di bidang usaha Pengolahan karet, mengungkap Fakta baru terhadap kinerja dan profesionalisme perusahaan plat merah ini.

Hal ini diungkapkan Kuasa Hukum PT. ASL Parlaungan Silalahi dimana putusan hakim memenangkan kliennya (PT.ASL) dalam kasus ini.

Bacaan Lainnya

Pengacara Muda yang akrab disapa Laung ini menyebutkan, bahwa Majelis Hakim yang diketuai Martua Sagala, SH dalam Putusan ini menyebutkan bahwa adanya kelalaian Petugas PT. PLN Area Sibolga.  Baik untuk melakukan pemeliharaan, perbaikan ataupun tera ulang atas peralatan listrik miliknya.

“ Dalam Amar Putusan yang dibacakan Majelis Hakim menyebutkan, bahwa klien (PT. ASL) tidak bersalah atas Tagihan susulan tanggal 14 Juli 2017 No.0080/AGA.01.02/SBG/2017 hal penyelesaian tagihan sebesar Rp.4.597.869.796. Menurut Majelis Hakim, di fakta persidangan Penggugat (PT. PLN. Area Sibolga,red) telah lalai dengan tidak melaksanakan tugasnya dengan baik untuk melakukan pemeliharaan, perbaikan ataupun tera ulang atas peralatan listrik miliknya, “ tegas Laung, hari Kamis (16/8) kepada 1minutesnews.com

Masih kata Laung “Hakim mengatakan, penggugat tidak membuktikan apakah pernah melakukan pekerjaan pemeliharaan atas peralatan miliknya yang dipasang di lokasi milik tergugat. Padahal sesuai ketentuan perjanjian jual beli tenaga listrik, harusnya penggugat berhak melakukan kegiatan tersebut sekurang-kurangnya setiap 1 tahun sekali. Majelis Hakim juga menyebutkan, sejak dipasang pada April 2007 sampai dengan dilaksanakannya P2TL oleh PLN pada Januari 2017, penggugat tidak mengajukan bukti apakah alat ukur tersebut sudah pernah ditera ulang oleh Direktorat Metrologi selama kurun waktu 10 tahun,” lanjut Laung.

Baca halaman 2 (dua)……

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

loading...